Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-28 dibuka dan dihadiri oleh Presiden Iran, Hassan Rouhani.

8 Januari 2015 - 14:08

Menurut Kantor Berita ABNA, Konferensi Internasional Persatuan Islam ke 28 yang dihadiri 600 tokoh Islam  Sunni dan Syiah dari 69 negara dunia berlangsung selama dua hari di Tehran. Konferensi tersebut dihadiri dan dibuka oleh Presiden Iran, Dr. Hasan Ruhani pada rabu [7/1] dan ditutup Jum’at [9/1] mendatang oleh Ali Larijani, Ketua Majelis Syura Islam Iran.

Ayatullah Mohsen Araki, Sekretaris Jenderal Forum Internasional Pendekatan Mazhab-Mazhab Islam, dalam sambutannya sebagai ketua pelaksana menyebut masalah terpenting dunia Islam dalam kondisi sensitif saat ini adalah persatuan dan mengatakan, pelaksanaan Konferensi Internasional Persatuan Islam ini sangat penting.

Ditegaskannya bahwa konferensi tahun ini akan memperingati tokoh-tokoh besar seperti Imam Musa Sadr, Ayatullah Waizzadeh dan ulama Sunni Lebanon Allamah Syeikh Said Syaban.

Pendiri Republik Islam Iran, almarhum Imam Khomeini, menetapkan tanggal 12 hingga 17 Rabiul Awal, peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw, sebagai Pekan Persatuan yang dirayakan oleh seluruh umat Muslim Syiah dan Sunni di Iran dan dunia.

Berdasarkan sejarah yang diyakini Ahlussunnah, Rasulullah Saw lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal, sementara menurut sejarah Syiah, Nabi Muhammad Saw lahir pada tanggal 17 Rabiul Awal.

Tema-tema sentral yang dibicarakan dalam konferensi tersebut adalah masalah Takfiri, Palestina dan perlawanan, sektarianisme dan Persatuan Islam, juga urgensi komponen-komponennya.

Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-28 dengan tema “Umat Islam yang satu, tantangan dan strategi” akan ditutup esok hari, Jumat (9/1) bersamaan dengan hari lahir Nabi Muhammad Saw dan Imam Jafar Shadiq as. Acara akan ditutup oleh pidato Ali Larijani, Ketua Majelis Syura Islam Iran dan pembacaan pernyataan bersama di aula IRIB.

Konferensi Internasional Persatuan Islam setiap tahunnya digelar bersamaan dengan Pekan Persatuan Islam dan kelahiran Nabi Muhammad Saw atas prakarsa Forum Internasional Pendekatan Mazhab-mazhab Islam di Tehran.